Sabtu, 17 September 2016



        Pentingnya Pendidikan
                                  

Pendidikan merupakan hal terpenting dalam kehidupan kita, ini berarti setiap manusia berhak mendapatkannya dan diharapkan dapat berkembang di dalamnya. Pendidikan tidak ada habisnya, dan diharapkan setiap orang dapat menempuh pendidikan setinggi mungkin. Pendidikan pada umumnya merupakan proses kehidupan dalam mengembangkan diri setiap individu untuk dapat hidup dan melangsungkan kehidupan. Karena dengan berpendidikan tinggi seseorang tidak hanya dipandang baik oleh orang lain, melainkan juga bisa menjadi generasi bangsa yang terdidik dan dapat berdampak baik bagi masa depannya. Sehingga menjadi seorang yang terdidik itu sangat penting. Kita dididik menjadi orang yang berguna baik bagi Negara, Nusa dan Bangsa.
Tidaklah mudah menjadi seseorang yang berpendidikan tinggi. Ini bisa dilihat dari faktor anak itu. Bukan masalah ekonomi, melainkan motivasi dari diri anak dan juga dorongan dari orang tua dan lingkungan masyarakat. Terkadang minat anak dalam berpendidikan kurang karena adanya rasa malas atau enggan. Ini bisa berdampak buruk bagi masa depan anak. Pandangan yang seperti itu seharusnya dibuang jauh supaya hal yang akan menghancurkan masa depan anak atau yang menghalanginya tidak terjadi pada anak.
Semakin besar motivasi belajar dalam diri anak, ini akan menjadikan bahan dalam hal berpendidikan. Karena hal utama dalam berpendidikan tinggi yaitu adanya tekad, minat dalam diri anak yang murni dalam hatinya tidak ada paksaan dari siapapun. Kesadaran diri untuk berpendidikan sangatlah dibutuhkan anak untuk kehidupannya. Itu bisa memicu kecerdasan otak dalam belajar.
Pendidikan dapat kita peroleh dari keluarga, sekolah, dan lingkungan masyarakat. Dalam keluarga kita dididik oleh orang tua dengan penuh kasih sayang, dengan tujuan bahwa anak bisa mendapatkan cinta yang sepenuhnya dari orang tua. Orang tua juga mengajarkan kepada kita tentang hal-hal yang baik, dan diharapkan bisa menumbuhkan generasi yang  baik. Dalam keluarga juga diharapkan untuk bisa memberikan ketegasaan dalam mendidik. Itu bisa dilakukan orang tua supaya anak-anaknya bisa menjadi anak yang tumbuh dengan mempunyai tanggung jawab tinggi dalam kehidupannya. Jika orang tua tidak bisa mendidik anaknya dari kecil, ini akan berdampak buruk bagi anak-anaknya. Karena pendidikan yang paling baik yaitu dimulai ketika anak berusia dini. Orang tua bisa mengajarkan anak-anaknya tentang bersikap sopan santun, berterima kasih, dan minta tolong kepada orang lain atau hal-hal kecil yang bisa dilakukan anak atau yang sederhana. Ini akan melatih sebuah karakter anak nantinya. Dengan demikian, secara tidak langsung anak-anak akan tumbuh dan mengenal pendidikan yang telah diajarkan oleh orang tuanya setiap harinya.
Pendidikan kedua setelah dari keluarga yaitu dari sekolah. Setelah peranan orang tua yang penting dalam rumah atau keluarga, di dalam sekolah peranan guru justru sangatlah besar, yaitu guru mendidik dengan ketegasannya sebagai guru atau orang tua kedua bagi peserta didik setelah orang tua yang di rumah. Guru mendidik dengan cara memberikan tugas-tugas, dan diharapkan setiap siswanya dapat pintar dan berwawasan luas. Tugas yang diberikan juga dapat melatih kecerdasan anak dalam memecahkan masalah yang dihadapi. Dalam sekolah tugas guru tidak hanya memberikan tugas untuk muridnya saja, melainkan mendidik murid agar menaati tata tertib yang ada dalam sekolah itu, sopan terhadap guru, dan menjadi murid yang pandai. Dalam sekolah peserta didik tidak hanya mendapatkan pendidikan atau ilmu yang bermanfaat, tapi penanaman karakter akan didapatnya. Peranan sekolah sangat penting sebagai sarana tukar pikiran di antara peserta didik. Guru harus berupaya agar pelajaran yang diberikan selalu cukup untuk menarik minat anak, sebab tidak jarang anak menganggap pelajaran yang diberikan oleh guru kepadanya tidak bermanfaat. Tugas guru yang hanya semata-mata mengajar saat ini sudah keluar dari aturan-aturan itu. Guru harus mendidik yaitu membina para anak didik menjadi manusia dewasa yang bertanggung jawab. Hanya dengan inilah semua aspek kepribadian anak menjadi berkembang.
Pendidikan yang melalui sekolah bisa diberikan mulai PAUD, TK, SD, SMP, SMA, dan bagi orang tua yang memiliki cukup uang bisa menyekolahkan anak-anaknya kejenjang yang lebih tinggi, yaitu perguruan tinggi. Semakin tingginya pendidikan anak maka semakin besar pula peluangnya dalam persaingan dunia pekerjaan nanti. Karena di zaman yang serba modern ini akan menuntut masyarakatnya untuk cerdas dalam hidupnya. Oleh karena itu, kita dituntut untuk berpendidikan setinggi mungkin karena itu demi kebaikan kita  juga buat ke depannya. Melalui sekolah kita bisa memperoleh banyak ilmu dan pendidikan. Karena kita diberi pengetahuan lewat guru mulai dari hal yang dasar sampai ke hal yang umum. Dengan demikian wawasan kita akan bertambah luas, dan dengan sendirinya kita pun akan dilatih menjadi seseorang yang benar-benar berpendidikan.
Dengan kemajuan zaman yang modern sekarang ini bisa menunjang akan keberhasilan anak dalam berpendidikan. Karena, dalam sosial media kita lebih bisa menjelajah sesuatu dengan lebih luas dan cepat. Peranan orang tua dalam zaman yang semakin modern ini dituntut untuk lebih ketat dalam mendidik. Karena dikhawatirkan anak-anak akan bersosial media yang tidak sepatutnya seorang peserta didik untuk ditonton. Rasa penasaran pastinya selalu ada dalam hati setiap anak. Oleh karena itu penanaman karakter akan berpendidikan yang baik selain dalam keluarga juga harus ada dalam lingkungan sekolah.
Pendidikan yang ketiga yaitu lingkungan masyarakat. Dalam lingkungan masyarakat, kita diharuskan untuk meningkatkan rasa sopan santun yang tinggi. Karena, kita berhadapan kepada banyak orang dan di antara mereka terdapat beberapa orang yang mungkin tidak sependapat dengan kita. Dengan demikian, kita perlu mengembangkan atau menanamkan pendidikan sebaik mungkin. Lingkungan masyarakat mengajarkan kita tentang bagaimana menghargai setiap pendapat orang. Tidaklah mudah menuntut ilmu dalam lingkungan masyarakat. Dengan adanya banyak pendapat, ini akan membuat atau menambah banyaknya pandangan yang berbeda-beda serta kita juga harus jeli atau teliti dalam memilih informasi yang baik untuk kita. Dalam lingkungan masyarakat jika kita bisa menempatkan diri sebagai peserta didik, ini akan membuat kita baik di mata masyarakat. Karena dengan sikap kita yang sebagai peserta didik yang baik akan membuat masyarakat dapat membedakan tentang orang yang berpendidikan dengan orang yang tidak berpendidikan. Seseorang yang berpendidikan akan terlihat jelas dengan caranya dalam menghadapi hal-hal yang ada di depannya. Mereka akan lebih teliti dan mempikirkan dengan matang-matang tentang hal yang akan dilakukan. Berbeda dengan orang yang tidak berpendidikan, mereka akan terlihat ceroboh, dan akan terlihat tergesa-gesa dalam mengambil keputusan. Dalam berbicara, seseorang yang berpendidikan juga akan terlihat kewibawaannya. Memilih kosakata yang benar dan berusaha menyesuaikan setiap kosakata yang akan dilontarkan dengan pendengar yang ada di depan kita. Di Era Globalisasi ini, kita diharapkan untuk bisa mengaplikasikan pendidikan di lingkungan masyarakat. Supaya kita tidak terombang-ambing dengan perubahan zaman yang kadang tidak menentu.
Pendidikan juga sangat diperlukan diberbagai instansi perusahaan. Kebanyakan dari instansi itu memilih sebuah tenaga kerja atau karyawan dari orang-orang yang benar-benar berpendidikan. Karena itu menjadi kebutuhan dasar bagi banyak perusahaan, bahkan merupakan syarat utama dalam mencari pekerjaan. Semakin rendah tingkat pendidikan, semakin sedikit pintu yang terbuka bagi seseorang untuk berkarir. Pendidikan merupakan persyaratan untuk mempersempit bidang pelamar, terutama dalam situasi dimana terdapat banyak pelamar kerja. Ketika menyeleksi calon karyawan, pengusaha lebih memilih mereka yang menyelesaikan tingkat pendidikan pada jenjang yang lebih tinggi. Karena pada dasarnya setiap pengusaha ingin bersaing dengan pengusaha lainnya melalui kinerja dari karyawannya, yang mana ini bisa membawa nama baik dari perusahaan itu.
Beruntunglah seseorang yang saat ini telah menjadi seseorang yang terdidik. Karena mereka sudah menjadi seseorang yang nantinya akan menjadi bagian dari setiap instansi yang telah dicita-citakan seseorang itu. Setiap orang sebelum melanjutkan pendidikan pastinya memiliki latar belakang atau cita-cita yang tinggi dalam hidupnya. Salah satu cara untuk mewujudkan itu semua yaitu dengan cara melanjutkan berpendidikan yang tinggi. Meskipun pada dasarnya orang pintar kalah dengan orang bejo, tetapi sebuah pendidikan akan dijadikan sebuah instansi untuk memikirkan kedua kalinya. Itulah pentingnya menjadi seorang terdidik baik di lingkungan keluarga, sekolah, dan lingkungan masyarakat.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar