Sabtu, 17 Desember 2016

Tanggapan tentang wacana ditiadakannya Ujian Nasional



Menanggapi tentang desas-desus ditiadakannya Ujian Nasional, saya memiliki dua pendapat. Dalam satu sisi saya setuju apabila Ujian Nasional ditiadakan, dan dalam satu sisi yang lain saya sependapat apabila Ujian Nasional tetap ada. Pada tanggapan saya tentang setuju dengan ketiadaan Ujian Nasional yaitu bahwa pendidikan dalam waktu yang lama tidaklah efektif apabila hal kelulusan hanya ditentukan selama tiga hari atau lebih melalui Ujian Nasional.
Seperti yang sudah diketahui banyak orang, bahwa sekarang banyak oknum yang melakukan kecurangan dalam proses ujian. Kecurangan ini bukan hanya dilakukan oleh siswa, atau orang tua melaikan guru juga turut ambil bagian dalam kecurangan itu. Oleh karena itu, hasil yang akan menjadi bahan acuan kelulusan itu tidaklah murni dari hasil setiap anak. Bisa jadi anak atau siswa telah menjadi bagian dalam kecurangan saat ujian. Maka, seharusnya perlu penciptaan model ujian yang benar-benar dapat digunakan untuk mengukur kelulusan. Seperti, penilaian siswa atau perkembangan siswa setiap hari demi harinya, lalu ujian secara terbuka dengan menghadirkan orang tua dalam pengawasan. Ujian terbuka di sini berarti selain peran guru yang menjadi pengawas ujian, peran orang tua juga perlu untuk melihat proses belajar anak dalam sekolah.
Pada pendapat saya yang kedua tentang Ujian Nasional tetap ada yaitu seperti yang telah disampaikan di atas jika sampai tidak ada ujian, bisa jadi siswa tidak akan pernah belajar sama sekali. Ujian digunakan sebagai ajang kompetisi positif. Oleh karena itu, jika masih ada oknum yang curang maka perlu tindakan yang lebih nyata dalam penanganan masalah ini. Ujian Nasional seharusnya juga tidak hanya dilakukan pada mata pelajaran tertentu saja. Perlu mengikutsertakan semua mata pelajaran yang telah ditempuh dalam pendidikan itu. Karena akan percuma apabila apa yang telah dipelajari ternyata tidak diujikan. Guru harus lebih jeli dalam menentuka kelulusan suatu siswa, mana yang seharunya lulus dan mana yang tidak lulus dan harus mengulang.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar